LELAKI DAN REMBULAN


Matahari mulai redup, seorang lelaki menyusuri jalanan berbatu, matanya nyalang memandang ke kanan dan ke kiri jalan. Daun-daun kering berisik terinjak kakinya yang kotor oleh debu dan lumpur. Rambutnya kusam tak terawat tergerai di terpa angin sore. Sesekali kakinya menendang kerikil-kerikil jalan yang menghalangi langkahnya, seakan tak ingin benda-benda kecil itu mengusik kesendiriannya.

Beberapa pejalan kaki yang kebetulan berpapasan dengan lelaki itu tak menyapanya, yang sebelumnya berniat menyapanya diurungkannya ketika sampai di dekat lelaki itu. Hanya keheranan yang hinggap di benak setiap pejalan kaki yang berpapasan dengan seorang laki-laki paruh baya yang belum mereka kenal.

Waktu terus merambat petang, langkah lelaki itu telah sampai di sebuah pinggiran sungai di ujung desa yang dilaluinya sepanjang siang yang lewat, nama desa itupun tak sempat diingatnya lagi, tak penting baginya untuk mengingat nama desa itu. Derasnya air sungai yang meluncur di atas hamparan batu-batu kali yang ditumbuhi lumut lembut, selembut wajah seorang bocah 15 tahun yang pernah dikenalnya, hingga pada suatu siang, ketika bedug luhur berkumandang, ketika orang-orang sedang menikmati istirahat siang, di teras depan rumahnya, di kala syetan telah terlanjur menguasai birahinya…semua begitu cepat  dan ia tak mampu lagi menguasainya, lalu terjadilah peristiwa itu…

Sepotong ranting kering jatuh menimpa pipi lelaki itu. Dilemparkannya potongan ranting kering itu ke arah arus sungai dan hanyut. Hembusan-hembusan nafas panjang terdengar berat, seakan ingin membuang jauh-jauh beban yang teramat berat yang telah lama menggelayutinya, namun tetap tak mampu ia menghempaskannya walaupun hasratnya begitu kuat untuk melepaskan cengkeraman derita.

Lelaki itu meringis sambil memegangi perutnya, “lapar” keluhan lemah yang terlontar dari mulutnya. Lelaki itu bangkit kemudian mulai melangkah lagi, arahnya tetap tak terencana.

1 Komentar (+add yours?)

  1. monggo mampir
    Nov 05, 2011 @ 05:41:42

    monggo dilanjut…

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: